Aku suka beli ikan di Jepang, karena selalu segar dan bersih. Kami bisa memilih ikan yang mau dibeli lalu dibersihkan oleh petugas, sampai ditanya mau dipotong bagaimana. Mau untuk sashimi? berarti dikuliti dan diambil tulang (dan kepala)nya. Atau hanya mau diambil isi perutnya saja dan dibuang kepalanya. Tapi aku biasanya tidak mau diapa-apain. Beli utuh. Meskipun si penjual sering heran… karena jarang orang Jepang mau sabaku さばく menyiangi/memotong ikan sendiri.

Riku mencoba memotong ikan sendiri waktu dia kelas 5 karena akan memotong ikan waktu pergi menginap bersama teman-temannya. Tapi Kai, sekarang kelas 2, sudah mau mencoba potong ikan sendiri. Sehingga aku menyuruh dia memilih sendiri jenis ikan yang dia mau potong. Dia pilih Inada, semacam ikan ekor kuning.

besar kan ikannya?😀

Tapi ikan itu besar, meskipun harganya cukup murah. Dan kami sekeluarga suka rasanya. Tentu karena ukurannya besar, sebetulnya sulit untuk memotongnya. Tapi Kai cukup senang bisa mencoba meskipun hasilnya miring-miring😀

memang butuh tenaga ekstra untuk menahan dan memotong ikan yang besar

Dan malam itu kami puas makan satu ekor Inada bakar untuk makan malam kami. Tentu saja makan dengan dabu-dabu.

About Imelda

Seorang tanpa suku bangsa yang tetap mencintai Indonesia meskipun tinggal di Tokyo. Dosen bahasa Indonesia, penerjemah, editor/proof reader, narator.

3 responses »

  1. pinkuonna says:

    Hi…hi…jadi malu sama Kai krn sampai sebesar ini aku blm pernah potong ikan sendiri😦

  2. alrisblog says:

    Wah ikannya cukup gede juga. enaknya ikan bakar…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s